Foto : Media Biro Umum dan Administrasi Pimpinan

Peringati Hardiknas 2026, Gubernur Papua Tekankan Pentingnya 'Pembelajaran Mendalam' dan 3M

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang berlangsung penuh khidmat di halaman Kantor Gubernur Papua. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang memfokuskan arah pendidikan nasional pada penerapan Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam guna membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh, dan bermartabat.

Dalam amanat tersebut, Gubernur Papua menjabarkan bahwa selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat telah menetapkan lima kebijakan strategis untuk pendidikan. Kelima fokus utama itu meliputi revitalisasi dan digitalisasi ribuan satuan pendidikan, peningkatan kesejahteraan serta kualifikasi ratusan ribu guru, penguatan karakter melalui penerapan tujuh kebiasaan "Anak Indonesia Hebat", peningkatan literasi dan numerasi, hingga perluasan akses pendidikan bagi daerah terpencil dan anak berkebutuhan khusus.

Agar seluruh program strategis tersebut tidak sekadar menjadi wacana, Gubernur Fakhiri memberikan penekanan kuat pada perubahan mental aparatur dan tenaga pendidik. "Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif," tegas Gubernur Fakhiri di hadapan para peserta upacara.

Momen refleksi pendidikan nasional ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintahan di Bumi Cenderawasih. Turut hadir dalam barisan kehormatan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Papua, Elpius Hugi, S.Pd., M.A., yang mengawal kelancaran jalannya agenda kenegaraan tersebut.

Setelah rangkaian upacara formal selesai, suasana khidmat perlahan berubah menjadi semarak. Para tamu undangan dan peserta upacara dihibur oleh berbagai persembahan kreativitas memukau dari sejumlah siswa-siswi perwakilan sekolah di Provinsi Papua. Penampilan drumband pelajar yang apik, tarian daerah yang energik, serta lantunan nyanyian dari anak-anak Papua menjadi penutup manis yang membuktikan besarnya potensi dan bakat generasi muda di ujung timur Nusantara.


Share :