Foto : Media Biro Umum dan Administrasi Pimpinan

Gubernur Papua Lantik TP3C dan Staf Khusus guna Akselerasi Visi Papua Cerah

JAYAPURA – Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K, S.H., M.H., resmi melantik Dewan Percepatan Pembangunan Papua Cerah (TP3C) dan Staf Khusus Gubernur di Jayapura, Kamis (15/1). Langkah ini diambil untuk memperkuat akurasi kebijakan pemerintah melalui analisis data dan kajian ilmiah guna mempercepat pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Papua di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Dalam arahannya, Gubernur Matius Fakhiri menjelaskan bahwa TP3C dibentuk sebagai unit strategis yang berfungsi sebagai think tank atau pusat analisis kebijakan. Kehadiran badan ini dimaksudkan untuk memangkas sekat birokrasi dalam penyampaian informasi, sehingga pimpinan daerah mendapatkan masukan yang objektif, jujur, dan berbasis riset untuk menentukan arah pembangunan.

"Papua membutuhkan pendekatan pembangunan yang tidak biasa. TP3C hadir sebagai jembatan antara visi pimpinan dengan implementasi teknis di lapangan, memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Gubernur.

Secara fungsional, TP3C dan Staf Khusus akan mengawal tiga pilar utama visi "Papua Cerah", yaitu:

  • Papua Sehat: Fokus pada percepatan layanan kesehatan, penanganan stunting, dan penguatan sistem rujukan medis.

  • Papua Cerdas: Mendorong peningkatan kualitas pendidikan, literasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia Papua.

  • Papua Produktif: Mengawal transformasi ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan optimalisasi potensi lokal agar masyarakat lebih mandiri secara ekonomi.

Gubernur menegaskan bahwa personel yang mengisi TP3C dan Staf Khusus merupakan tenaga profesional, termasuk kalangan akademisi, yang bekerja secara fleksibel tanpa mengganggu tugas pokok Kepala Perangkat Daerah (OPD). Justru, badan ini diharapkan menjadi mitra strategis bagi OPD dalam menyusun program kerja yang lebih tajam dan terukur.

"Saya menekankan agar setiap rekomendasi kebijakan harus berangkat dari data yang valid dan analisis yang tajam. Fokus utama kita adalah menghadirkan keadilan dan memastikan keikutsertaan Orang Asli Papua (OAP) dalam setiap program pembangunan," tegasnya.

Sebagai penutup, Gubernur meminta seluruh jajaran yang baru dilantik untuk bekerja dengan integritas tinggi dan menjauhkan diri dari kepentingan politik praktis. Ia berharap sinergi antara TP3C, Staf Khusus, dan seluruh instansi pemerintah dapat membawa perubahan signifikan dalam pelayanan publik demi masa depan Papua yang lebih maju dan harmonis.


Share :